PELATIHAN PRODUK PANGAN FUNGSIONAL MIE BAYAM MERAH BAGI KADER PKK DESA SENTUL KABUPATEN JOMBANG

Nurul Aini, Miftachul Chusnah, Anggi Indah Yuliana, Muhammad Al Faqih, Dessy Nur Fajriyah, Dewi Masykuro

Abstract


PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang aktif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian para kader PKK adalah masalah pangan dan gizi masyarakat terutama pada usia anak-anak. Oleh karena itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah produk sayuran menjadi makanan yang lebih menarik untuk dikonsumsi keluarga.. Kegiatan ini dilakukan pada Bulan November 2021. Sasaran kegiatan ini adalah kader PKK Desa Sentul Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan metode problem solving yaitu kegiatan dilaksanakan berdasarkan identifikasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri atas beberapa tahapan antara lain survei awal dan koordinasi dengan mitra, perancangan materi pelatihan dan penyampaian materi pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan pelatihan produk pangan fungsional berbasis bayam merah memberikan dampak antara lain (1) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan kader PKK Desa Sentul tentang pentingnya pangan sehat bagi masyarakat, serta (2) meningkatkan keterampilan kader PKK dalam pengolahan pangan fungsional berupa mie bayam merah.


Full Text:

PDF

References


Alifiana, M. (2018). Peningkatan Pendapatan Rumah Tangga Melalui Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK. Journal of Dedicators Community, 2(2), 83–90. https://doi.org/10.34001/jdc.v2i2.705

Harini, N., Warkoyo, & Hermawan, D. (2015). Pangan Fungsional: Makanan Untuk Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Malang.

Hartono, H., Widjanarko, B., & EM, M. S. (2017). Hubungan perilaku Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga dengan status gizi balita usia 24-59 bulan. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 5(2), 88–97. https://doi.org/10.14710/jgi.5.2.88-97

Hidayati, D., Suyatno, Aruben, R., & Pradigdo, S. F. (2017). Faktor Risiko Kurang Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Anak Usia Sekolah Dasar (Studi Kasus-Kontrol Pada Siswasdn Sendangmulyo 03 Semarang Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(4), 638–647.

Luditasari, D. F. A., Puspitasari, A., & Lestari, I. (2019). Aktivitas Antioksidan Daun Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L.) Dan Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk) Segar dan Dengan Pengolahan. Analis Kesehatan Sains, 8(2), 777–781.

Nisa, S. H. (2020). Peran Orang Tua Berhubungan dengan Konsumsi Buah dan Sayur Pada Siswa SMP Hang Tuah 2 Jakarta. ARGIPA (Arsip Gizi Dan Pangan), 5(1), 44–54. https://doi.org/10.22236/argipa.v5i1.3894

Pangestika, L. M. W., Swasti, Y. R., Pranata, F. S., & Purwijantiningsih, L. E. (2021). Edukasi Diversifikasi Pangan Skala Rumah Tangga pada Masa Pandemi Bagi Masyarakat Di Lingkungan Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 10(2), 147. https://doi.org/10.20961/semar.v10i2.50378

Suwita, I. K., Razak, M., & Putri, R. A. (2012). Pemanfaatan Bayam Merah (Blitum Rubrum) Untuk Meningkatkan Kadar Zat Besi Dan Serat Pada Mie Kering. Agromix, 3(1), 18–34. https://doi.org/10.35891/agx.v3i1.745

Wiyasihati, S. I., & Wigati, K. W. (2016). Potensi Bayam Merah (Amaranthus tricolor L) sebagai Antioksidan pada Toksisitas Timbal yang Diinduksi pada Mencit. Majalah Kedokteran Bandung, 48(2), 63–67. https://doi.org/10.15395/mkb.v48n2.758




DOI: http://dx.doi.org/10.51213/jmm.v5i1.97

Refbacks

  • There are currently no refbacks.