Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk

Authors

  • Putut Ade Irawan Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda
  • Agustin Sukarsono Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda
  • Achmad Syaichu Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda

DOI:

https://doi.org/10.51213/jmm.v9i1.209

Keywords:

probiotik, ikan lele Sangkuriang, budidaya berkelanjutan, kualitas air, survival rate, probiotics, Sangkuriang catfish, sustainable aquaculture, water quality

Abstract

Budidaya ikan lele Sangkuriang di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa (Pomosda), Desa Tanjunganom, Nganjuk, menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Selama ini, para pembudidaya menghadapi tantangan serius penggunaan pestisida secara masif telah mengganggu keseimbangan mikrobiota air kolam, meruntuhkan populasi bakteri pengurai, dan pada akhirnya merenggut nyawa ikan-ikan yang seharusnya bisa tumbuh optimal. Melihat kondisi ini, tim pengabdian masyarakat hadir bukan sekadar membawa ilmu, melainkan membawa harapan yang dapat diolah dengan tangan sendiri. Solusi yang ditawarkan sederhana namun berdampak luar biasa, probiotik berbahan lokal. Dengan memanfaatkan molase dan kultur starter yang mudah dijangkau, masyarakat diajak memahami bahwa kekuatan sesungguhnya ada di sekitar mereka. Melalui rangkaian sosialisasi dan pelatihan fermentasi selama tujuh hari, para peserta tidak hanya belajar teknik, tetapi juga membangun kepercayaan diri bahwa mereka mampu menciptakan solusi sendiri. Hasilnya berbicara nyata, Uji laboratorium membuktikan probiotik yang dihasilkan mengandung Saccharomyces cerevisiae sebanyak 4,9 × 106 CFU/mL, Lactobacillus acidophilus 9,1 × 106 CFU/mL, dan Bacillus subtilis 2,0 × 102 CFU/mL — komposisi yang ideal untuk mendukung ekosistem kolam. Ketika diaplikasikan pada pakan dengan dosis 1,5 ml/g, lele Sangkuriang tumbuh mencapai panjang 14,88 cm, berat 26,60 g, dan survival rate membanggakan sebesar 94%, dalam kondisi suhu 270C dan pH 7 yang terjaga sempurna. Lebih dari sekadar angka, keberhasilan ini mencerminkan perubahan nyata dalam cara pandang masyarakat terhadap budidaya berkelanjutan. Ketika kualitas air membaik, pencernaan ikan lebih optimal, dan daya tahan tubuh lele meningkat, para pembudidaya pun merasakan bahwa ilmu pengetahuan bisa benar-benar berpihak pada mereka. Inilah esensi pengabdian yang sesungguhnya — ilmu yang hidup, bermanfaat, dan mengakar di tengah masyarakat.

References

[1] W. R. R. Ariwinata, A. S. Junaedi, and I. W. Abida, “KAJIAN KUALITAS AIR DAN KUALITAS DAGING IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA PERLAKUAN YANG BERBEDA DENGAN DAN TANPA PEMBERIAN PROBIOTIK,” Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, vol. 2, no. 3, pp. 212–219, Sep. 2021, doi: 10.21107/juvenil.v2i3.11768.

[2] D. Lumbangaol, R. Aryasatya, M. Zainuri, and A. S. Junaedi, “Pengaruh Pemberian Probiotik Ikan Terhadap Kualitas Air Pada Pendederan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepnus) di Desa Durbuk, Pamekasan,” Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, vol. 5, no. 2, pp. 125–137, Jun. 2024, doi: 10.21107/juvenil.v5i2.24575.

[3] G. A. Sutarjo and R. P. Sudibyo, “Peningkatan Kapasitas Produksi Ikan Melalui Penerapan Manajemen Kualitas Air Dan Probiotik Di Kelompok Raja Oling Kecamatan Sukun Kota Malang,” Abdi Insani, vol. 7, no. 1, pp. 38–43, 2020, doi: 10.29303/abdiinsani.v7i1.302.

[4] R. J. S. Panjaitan, D. Harwanto, and R. Amalia, “Pengaruh penggunaan probiotik terhadap kualitas air, pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan patin (Pangasius sp.),” Sains Akuakultur Tropis: Indonesian Journal of Tropical Aquaculture, vol. 8, no. 2, pp. 218–228, 2024, doi: 10.14710/sat.v8i2.24442.

[5] D. Lumbangaol, R. Aryasatya, M. Zainuri, and A. S. Junaedi, “Pengaruh Pemberian Probiotik Ikan Terhadap Kualitas Air Pada Pendederan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepnus) di Desa Durbuk, Pamekasan,” Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, vol. 5, no. 2, pp. 125–137, 2024, doi: 10.21107/juvenil.v5i2.24575.

[6] K. Amri, “Penggunaan probiotik pada wadah pemeliharaan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) sebagai pengendali kualitas air,” Arwana: Jurnal Ilmiah Program Studi Perairan, vol. 3, no. 2, pp. 141–149, 2021, doi: 10.51179/jipsbp.v3i2.668.

[7] L. R. Cahyani and H. Hafiludin, “Manajemen Pemberian Pakan Pada Pembesaran Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) di Karamba Tancap Balai Benih Ikan Pamekasan,” Juvenil:Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, vol. 3, no. 2, pp. 19–26, Aug. 2022, doi: 10.21107/juvenil.v3i2.15915.

[8] D. P. O. P. Oktaviani, U. J. Muwakhidah, S. Fadlilah, E. Damaiyanti, F. Fatimatuzzahroh, and S. N. Agustin, “EVALUASI PENAMBAHAN PROBIOTIK BAKTERI ASAM LAKTAT PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GURAME (Osphronemus gouramy),” Manfish Journal, vol. 2, no. 01, pp. 44–49, 2021, doi: 10.31573/manfish.v2i01.331.

[9] I. N. Maziyan, M. R. Zumar, S. Bahri, and E. Tyastirin, “Pengaruh Penggunaan Probiotik Terhadap Kualitas Air Kolam Budidaya Dan Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus),” Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, vol. 19, no. 1, pp. 17–31, Aug. 2025, doi: 10.33378/jppik.v19i1.531.

[10] N. Aini et al., “Supplementation of Bacillus subtilis and Lactobacillus casei to increase growth performance and immune system of catfish (Clarias gariepinus) due to Aeromonas hydrophila infection,” Vet. World, vol. 17, no. 3, pp. 602–611, Mar. 2024, doi: 10.14202/vetworld.2024.602-611.

[11] L. Nurhayati and N. S. Widari, “Pelatihan Pembuatan Probiotik Untuk Meningkatkan Produktifitas Budidaya Ikan Lele Di Desa Balongbendo Sidoarjo,” Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 8, no. 2, pp. 75–84, 2024, doi: 10.24269/adi.v8i2.9586.

[12] Aldy Mulyadin, W. Widanarni, M. Yuhana, and D. Wahjuningrum, “Growth performance, immune response, and resistance of Nile tilapia fed paraprobiotic Bacillus sp. NP5 against Streptococcus agalactiae infection,” Jurnal Akuakultur Indonesia, vol. 20, no. 1, pp. 34–46, Mar. 2021, doi: 10.19027/jai.20.1.34-46.

[13] P. Martínez Cruz, A. L. Ibáñez, O. A. Monroy Hermosillo, and H. C. Ramírez Saad, “Use of Probiotics in Aquaculture,” ISRN Microbiology, vol. 2012, pp. 1–13, 2012, doi: 10.5402/2012/916845.

[14] C. H. Chan et al., “Single-strain probiotics enhance growth, anti-pathogen immunity, and resistance to Nocardia seriolae in grey mullet (Mugil cephalus) via gut microbiota modulation,” Animal Microbiome, vol. 6, no. 1, 2024, doi: 10.1186/s42523-024-00353-0.

[15] Salamah and Zulpikar, “Pemberian probiotik pada pakan komersil dengan protein yang berbeda terhadap kinerja ikan lele (Clarias sp.) menggunakan sistem bioflok,” Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, vol. 1, no. 1, pp. 24–30, 2020.

[16] H. P. Fidyandini, “Pelatihan Penggunaan Probiotik Dan Imunostimulan Untuk Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Ikan Lele Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Ulam Adi Jaya Kabupaten Mesuji,” Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 5, no. 2, p. 116, 2021, doi: 10.23960/jss.v5i2.265.

[17] A. Zega, D. Laoli, R. D. Zebua, B. V. Telaumbanua, J. Dawolo, and O. Zebua, “Pengaruh Probiotik Dalam Sistem Budidaya Ikan Berkelanjutan: Sebuah Pendekatan Berbasis Kajian Pustaka,” Jurnal Perikanan dan Kelautan, vol. 1, no. 1, pp. 30–36, 2024, doi: 10.70134/peraut.v1i1.280.

[18] K. Rima, D. Widyasari, G. A. Yudasmara, N. Nyoman, and D. Martini, “ANALISA PERFORMA DAN EFISIENSI PAKAN PADA IKAN LELE SANGKURIANG MELALUI PENAMBAHAN PROBIOTIK,” Journal Perikanan, vol. 12, no. 2, pp. 205–213, 2022.

[19] R. Nurhidayat, “Pengendalian Kualitas Air Pada Budidaya Ikan Lele Jenis Mutiara,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik, vol. 1, no. 2, pp. 42–50, 2021, doi: 10.33365/jimel.v1i2.632.

[20] N. F. N. Azizah, H. Pujiharsono, and M. A. Afandi, “Control Sistem of Temperature and pH Level in Catfish Pond Based on IoT in Kutaringin Kabupaten Banjarnegara,” Jurnal Riset Sains dan Teknologi, vol. 6, no. 1, pp. 65–70, 2022.

Downloads

Published

21-06-2026

How to Cite

Irawan, P. A., Sukarsono, A., & Syaichu, A. (2026). Pembuatan dan Ujicoba Probiotik Untuk Budidaya Ikan Lele di Pondok Modern Sumber Daya At-Taaqwa Kabupaten Nganjuk. JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka, 9(1), 22–33. https://doi.org/10.51213/jmm.v9i1.209

Issue

Section

Articles