Pembuatan Alat Chopper Kompos untuk Peningkatan Efisiensi Pengolahan Kotoran Hewan Kambing Dukuh Tanggung
DOI:
https://doi.org/10.51213/jmm.v9i1.202Keywords:
teknologi tepat guna, chopper kompos, kohe kambing, peternak lokal, efisiensi pengolahan, appropriate technology, compost chopper, goat manure, local farmers, processing efficiencyAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan kohe kambing menjadi kompos melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna berupa alat chopper kompos. Program ini dilaksanakan di Dukuh Tanggung dengan melibatkan kelompok peternak kambing lokal yang selama ini masih menggunakan metode manual dalam pencacahan bahan kompos. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi permasalahan mitra, perancangan dan pembuatan alat chopper, pelatihan penggunaan dan perawatan alat, serta evaluasi efektivitas alat di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat chopper mampu mempercepat proses pencacahan bahan organik hingga tiga kali lipat dibandingkan cara konvensional, menghasilkan ukuran cacahan yang seragam, serta mengurangi beban kerja peternak. Selain peningkatan efisiensi waktu dan produktivitas, kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan pemahaman peternak terhadap pengolahan limbah organik dan penerapan prinsip pertanian berkelanjutan. Inovasi alat chopper kompos ini terbukti efektif, aplikatif, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik peternakan serupa.
References
[1] T. A. Y. Foenay and T. N. I. Koni, “Pengolahan Limbah Ternak Di Kelompok Peternak Maulafa,” J. Pengabdi. Masy. Peternak., vol. 2, no. 1, pp. 37–43, 2017, doi: 10.35726/jpmp.v2i1.181.
[2] S. Suprapto, J. Jubaidah, L. Lisyanto, H. Iskandar, B. Panjaitan, S. Riadi, and Y. Aldori, “Penerapan Teknologi Tepat Guna Chopper Blender Pengolahan Pakan Ternak Di Desa Klambir Lima: Hamparan Perak,” MARTABE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 8 No. 8, p. 3479-3486, 2025.
[3] D. S. Wati, “Pertumbuhan Vegetatif Tanamancabai Merah (Capsium annum L.) Secara Hidroponik Dengan Nutrisi Pupuk Organik Cair Dari Kotoran Kambing,” Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. 2018.
[4] M. A. Ichwanto, D. A. Asmara, L. G. O. Ramdhani, R. Nursafitri, and N. Najla, “Pemanfaatan Limbah Kotoran Kambing Sebagai Pupuk Organik Di Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang,” J. Graha Pengabdi., vol. 4, no. 1, p. 93, 2022, doi: 10.17977/um078v4i12022p93-101.
[5] D. R. Hartana, N. Effendi, and E. Yawara, “Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput dan Penghancur Kotoran Kambing,” Prosiding Seminar Nasional XI "Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi". 2016. Available: https://osf.io/preprints/inarxiv/azwh9%0Ahttp://journal-uim-makassar.ac.id/index.php/ILTEK/article/view/403
[6] M. A. Sinuraya, A. Barus, and Y. Hasanah, “Respons Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Meriil) Terhadap Konsentrasi Dan Cara Pemberian Pupuk Organik Cair Response of Growth and Production of Soybean (Glycine max (L.) Merril) on Concentration and Application Methods of Liquid Organic,” J. Agroteknologi Univ. Sumatra Utara, vol. 4, no. 1, pp. 1721–1725, 2015.
[7] Y. Liu, M. Xu, M. Liu, C. Cheng, L. Qiao, and Y. Li, “Responses of soil available nutrients and microbial performance in a newly established apple orchard after five-year fertilization with different sources of livestock manure,” J. Agric. Food Res., vol. 19, no. January, p. 101635, 2025, doi: 10.1016/j.jafr.2025.101635.
[8] L. Trivana and A. Y. Pradhana, “Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec,” Jurnal Sain Veteriner, vol. 35, no. 1, 2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
![]()
Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) articles are published under license Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) .




